Rapat Kerja Badan Anggaran dengan Pemerintah Membahas Pokok-Pokok RUU APBN T.A. 2018


Jakarta, (5/9): Bertempat di Ruang Rapat Badan Anggaran DPR RI, Badan Anggaran DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati; Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro; Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Hamonangan Laoly serta Gubernur BI, Agus Martowardojo. Rapat yang dipimpin oleh Ketua Badan Anggaran, Azis Syamsuddin ini membahas mengenai pokok-pokok RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2018.

Mengawali paparan, Sri Mulyani menyampaikan bahwa perekonomian global di tahun 2018 diproyeksikan tumbuh moderat. Negara yang diproyeksikan mengalami pertumbuhan lebih baik atau stabil pada tahun 2018 adalah India, ASEAN dan AS. Sedangkan Negara yang akan mengalami situasi yang belum baik antara lain negara RRC, Uni Eropa dan Jepang. Jadi secara umum pertumbuhan ekonomi dunia 2018 diperkirakan akan lebih baik dari tahun ini, namun bukan merupakan pertumbuhan yang kuat. Disisi lain, pertumbuhan volume perdagangan dunia diperkirakan akan stagnan. Kemudian Sri Mulyani menjelaskan angka-angka asumsi ekonomi makro sebagai basis penyusunan RAPBN 2018 dengan optimisme pertumbuhan yang lebih tinggi, dengan fokus APBN 2018 yang masih sama seperti disampaikan Presiden dalam pidatonya. Fokus yang pertama yaitu tetap menjaga kualitas dan prioritas belanja anggaran kita yaitu untuk mengentaskan kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan perluasan kesempatan kerja melalui menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Fokus yang kedua adalah melakukan reformasi di sisi penerimaan negara. Dan fokus yang ketiga adalah pemerintah akan menjaga momentum kepercayaan rakyat kepada pemerintah melalui pelayanan yang baik serta pembiayaan utang yang terkendali. Dengan hal tersebut, maka APBN 2018 headline-nya adalah tetap seimbang dengan defisit yang semakin menurun.

Selanjutnya, Bambang memaparkan Pokok-Pokok Perpres RKP 2018 sebagai dasar NK dan RAPBN 2018 yang kemudian dilanjutkan dengan paparan asumsi dasar makro RAPBN 2018 oleh Agus Martowardojo. Agenda rapat kerja berikutnya adalah pembentukan Panja Asumsi Dasar. (is/cs)

  Kurs Pajak : KMK Nomor 41/KM.10/2017,   USD : 13,505.00    AUD : 10,571.94    GBP : 17,895.76    SGD : 9,984.47    JPY : 12,034.47    EUR : 15,968.92    CNY : 2,054.84